• Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kontak
Daritimur.com
  • Berita
  • Biografi
  • Life Style
  • Opini
  • Pendidikan
  • Sosial Politik
  • Agama dan Budaya
  • Info Loker Belopa
  • Berita
  • Biografi
  • Life Style
  • Opini
  • Pendidikan
  • Sosial Politik
  • Agama dan Budaya
  • Info Loker Belopa
No Result
View All Result
Daritimur.com
No Result
View All Result
Home Agama dan Budaya

Sunni dan Syiah: Sejarah Panjang yang Kerap Disalahpahami

daritimur by daritimur
Mei 7, 2026
in Agama dan Budaya
0
0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Banyak konflik di Timur Tengah sering disederhanakan menjadi satu kalimat pendek:
“itu konflik Sunni dan Syiah.”

Padahal sejarahnya jauh lebih panjang, lebih rumit, dan lebih manusiawi daripada sekadar label pertentangan.

Bahkan, sebagian besar umat Islam di dunia sebenarnya hidup berdampingan tanpa pernah benar-benar mempersoalkan apakah seseorang Sunni atau Syiah.

Lalu kenapa isu ini terus muncul?

Awalnya Bukan Soal Mazhab, Tapi Politik Kepemimpinan

Perbedaan Sunni dan Syiah bermula setelah wafatnya Nabi Muhammad pada tahun 632 M.

Pertanyaan besar saat itu sederhana:
siapa yang akan melanjutkan kepemimpinan umat Islam?

Sebagian sahabat mendukung Abu Bakar sebagai khalifah pertama melalui musyawarah. Kelompok inilah yang kemudian menjadi fondasi tradisi Sunni.

Sementara sebagian lain meyakini bahwa Ali bin Abi Thalib—sepupu sekaligus menantu Nabi—lebih berhak memimpin karena kedekatan keluarga dan kapasitas spiritualnya. Dari sinilah akar tradisi Syiah berkembang.

Jadi pada awalnya, ini bukan perbedaan akidah besar seperti yang sering dibayangkan hari ini.
Ia lebih dekat dengan persoalan politik dan suksesi.

Peristiwa Karbala: Luka Sejarah yang Membentuk Identitas

Salah satu titik paling penting dalam sejarah Syiah adalah Pertempuran Karbala.

Di peristiwa itu, Husain bin Ali—cucu Nabi Muhammad—beserta pengikutnya terbunuh.

Bagi komunitas Syiah, Karbala bukan sekadar tragedi sejarah.
Ia menjadi simbol perjuangan melawan ketidakadilan.

Karena itu, banyak tradisi Syiah dipenuhi nuansa penghormatan dan duka terhadap keluarga Nabi.

Sementara dalam tradisi Sunni, penghormatan kepada keluarga Nabi juga ada, tetapi tidak berkembang menjadi ritual yang sama.

Perbedaan yang Ada, Persamaan yang Jauh Lebih Besar

Dalam praktik ibadah memang ada beberapa perbedaan:

  • cara salat
  • posisi tangan
  • tradisi peringatan tertentu
  • hingga struktur kepemimpinan ulama

Namun di luar itu, Sunni dan Syiah memiliki fondasi yang sama:

  • percaya kepada Allah
  • mengimani Al-Qur’an
  • meyakini Nabi Muhammad sebagai rasul terakhir
  • menjalankan rukun Islam

Artinya, persamaan mereka jauh lebih besar dibanding perbedaannya.

Kenapa Konfliknya Terlihat Besar?

Masalahnya, dalam sejarah modern, identitas Sunni dan Syiah sering dipakai dalam konflik politik.

Di beberapa negara Timur Tengah, perbedaan mazhab bercampur dengan:

  • perebutan kekuasaan
  • geopolitik
  • ekonomi minyak
  • hingga kepentingan global

Akibatnya, konflik politik sering dibungkus seolah-olah murni konflik agama.

Padahal, realitasnya jauh lebih kompleks.

Media Sosial dan Penyederhanaan yang Berbahaya

Hari ini, masalahnya bertambah.

Media sosial membuat banyak orang belajar agama lewat potongan video 30 detik.
Akibatnya, sejarah panjang disederhanakan menjadi kebencian singkat.

Label menjadi mudah:
“ini Sunni.”
“itu Syiah.”

Lalu percakapan berhenti sebelum benar-benar memahami.

Padahal para ulama besar dalam sejarah Islam justru banyak mengajarkan adab berbeda pendapat.

Bagaimana Sikap Umat Islam Hari Ini?

Di sinilah tantangan terbesar umat Islam modern.

Apakah perbedaan akan terus dijadikan alasan permusuhan?
Ataukah menjadi ruang untuk belajar memahami sejarah secara dewasa?

Banyak cendekiawan Muslim hari ini menekankan pentingnya:

  • dialog
  • literasi sejarah
  • dan menghindari ujaran kebencian sektarian

Karena pada akhirnya, dunia Islam saat ini menghadapi tantangan yang jauh lebih besar:

  • kemiskinan
  • pendidikan
  • ketimpangan sosial
  • perang
  • hingga perubahan teknologi

Dan semua itu tidak akan selesai hanya dengan saling menyalahkan mazhab.

Indonesia: Contoh Ruang Hidup Bersama

Indonesia punya pengalaman yang relatif berbeda.

Mayoritas Muslim Indonesia memang Sunni, tetapi dalam kehidupan sehari-hari, banyak masyarakat lebih menekankan persaudaraan dibanding identitas mazhab.

Tradisi Islam Nusantara sejak lama mengenal dialog budaya, moderasi, dan toleransi sosial.

Tentu perdebatan tetap ada.
Namun ruang hidup bersama jauh lebih penting daripada memperbesar konflik yang bahkan tidak dipahami akar sejarahnya.

Penutup: Jangan Mewarisi Kebencian Tanpa Memahami Sejarah

Mungkin problem terbesar hari ini bukan perbedaannya.
Tapi cara kita memandang perbedaan itu.

Karena sering kali, orang mewarisi kebencian tanpa pernah benar-benar mempelajari sejarahnya.

Padahal sejarah Islam sendiri penuh dengan tradisi ilmu, dialog, dan perdebatan intelektual.

Dan mungkin, yang paling dibutuhkan umat Islam hari ini bukan sekadar merasa paling benar—
tetapi belajar bagaimana tetap menghormati sesama Muslim di tengah perbedaan.

Sebab di dunia yang makin mudah terpecah,
persaudaraan sering kali jauh lebih sulit dijaga daripada perdebatan.

Previous Post

Di Balik Paket yang Datang: Kisah Kurir di Era Belanja Klik

Next Post

Sales: Profesi yang Selalu Dicari, Tapi Sering Ditinggal Pergi

daritimur

daritimur

Next Post

Sales: Profesi yang Selalu Dicari, Tapi Sering Ditinggal Pergi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Comments
    • Latest

    LOWONGAN KERJA RM & CATERING SERVICES RAMA PADANG SAPPA

    April 23, 2026

    LOWONGAN KERJA PT BINA ARTHA VENTURA CABANG PONRANG & CABANG WALENRANG

    September 23, 2025

    LOWONGAN KERJA GADAI SAKTI

    April 11, 2026

    LOWONGAN KERJA PT FURDILIA PROPERTI

    April 23, 2026

    LOWONGAN KERJA PT BINA ARTHA VENTURA CABANG PONRANG

    1

    LOWONGAN KERJA RM & CATERING SERVICES RAMA PADANG SAPPA

    1

    LOWONGAN KERJA PT BINA ARTHA VENTURA CABANG WALENRANG

    1
    20250227_073712 – DariTimur Group

    Dari Timur.Com on progress…

    0

    Sales: Profesi yang Selalu Dicari, Tapi Sering Ditinggal Pergi

    Mei 9, 2026

    Sunni dan Syiah: Sejarah Panjang yang Kerap Disalahpahami

    Mei 7, 2026

    Di Balik Paket yang Datang: Kisah Kurir di Era Belanja Klik

    Mei 6, 2026

    Dari Panggung Kecil ke Industri Besar: Ketika Stand Up Comedy Indonesia Mengubah Wajah Hiburan

    Mei 5, 2026

    Recent News

    Sales: Profesi yang Selalu Dicari, Tapi Sering Ditinggal Pergi

    Mei 9, 2026

    Sunni dan Syiah: Sejarah Panjang yang Kerap Disalahpahami

    Mei 7, 2026

    Di Balik Paket yang Datang: Kisah Kurir di Era Belanja Klik

    Mei 6, 2026

    Dari Panggung Kecil ke Industri Besar: Ketika Stand Up Comedy Indonesia Mengubah Wajah Hiburan

    Mei 5, 2026
    • Tentang
    • Redaksi
    • Disclaimer
    • Kontak

    Copyright © 2025 daritimur.com powered by PT. Green Website Indonesia

    No Result
    View All Result
    • Tentang
    • Redaksi
    • Berita
    • Biografi
    • Life Style
    • Opini
    • Pendidikan
    • Sosial Politik
    • Agama dan Budaya
    • Info Loker Belopa

    Copyright © 2025 daritimur.com powered by PT. Green Website Indonesia