
Makassar, 22 Februari 2026 β Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan secara resmi membuka Ramadhan Leadership Camp yang digelar di Asrama Haji Sudiang, Makassar, sebagai bagian dari program strategis penguatan kapasitas dan karakter Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sulsel.
Acara pembukaan yang berlangsung pagi ini di Aula Arafah itu dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, bersama jajaran Forkopimda, termasuk Wakil Gubernur, Kapolda, Pangdam dan pejabat teras lainnya.
π Memaknai Ramadan sebagai Momentum Pembinaan ASN
Gubernur Andi Sudirman menjelaskan bahwa momentum bulan Ramadan dimanfaatkan pemerintah untuk membentuk ASN yang profesional, berintegritas, berwawasan luas, serta memiliki semangat pengabdian yang kuat dalam pelayanan publik.
βKegiatan ini bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi juga penguatan nilai-nilai dasar kepemimpinan, spiritualitas, dan nasionalisme,β ujar Gubernur saat membuka acara.
π― Skala dan Fokus Materi Pelatihan
π Sekitar 938 ASN dari berbagai unsur struktural di lingkungan Pemprov Sulsel berpartisipasi dalam kegiatan ini β terdiri dari pejabat eselon, kepala sekolah, direksi BUMD, hingga pejabat fungsional.
Materi pelatihan yang disiapkan mencakup:
- π Penguatan wawasan kebangsaan dan bela negara sebagai landasan kebijakan publik.
- π§ Pengelolaan keuangan daerah & perencanaan anggaran yang efektif.
- π οΈ Pengadaan barang dan jasa yang transparan dan akuntabel.
- π₯ Pengawasan, integritas, serta karakter kepemimpinan berbasis akhlak dan nilai-nilai Islam.
- πͺ Penyampaian wawasan strategis oleh narasumber nasional dari Kemendagri, Kemenhan, Kementan, KPK, dan LKPP.
π‘οΈ Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara
Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan turut hadir memberikan materi tentang pertahanan negara dan wawasan kebangsaan, menegaskan bahwa ASN juga memiliki peran penting dalam ketahanan nasional melalui pelayanan publik yang baik dan patriotik.
Menurut Donny, pembekalan ini tak hanya memberi pengetahuan baru, tetapi juga menyegarkan kembali semangat nasionalisme ASN.
π§ βLeadership Campβ, Bukan Sekadar Diklat Biasa
Berbeda dari pelatihan konvensional, Ramadhan Leadership Camp dirancang sebagai retret intensif selam sepekan (22β28 Februari 2026) yang menyatukan aspek teknis birokrasi dan nilai spiritual Ramadan.
Kegiatan tersebut juga melibatkan sesi-sesi reflektif, diskusi nilai akhlak, dan pembinaan karakter yang berpadu dengan suasana ibadah bulan puasa.
π Harapan & Dampak Jangka Panjang
Pemerintah Provinsi berharap program ini dapat:
βοΈ Mencetak ASN yang lebih bertakwa, berintegritas, dan profesional
βοΈ Meningkatkan pelayanan publik yang bersih dan bertanggung jawab
βοΈ Menjadi model pembinaan ASN secara berkelanjutan di seluruh Sulawesi Selatan.